Jadikan Setiap Kekecewaan Dan Perpisahan Sebagai Hikmah, Karena Tidak Pernah Jadi Sia Sia Saat Allah Yang Mempertemukan


Sakit memang, kecewa pasti, namun bukan berarti tidak ada dari perpisahan itu suatu pelajaran yang berharga yang dapat kita ambil hikmah dan pelajarannya. Apalagi jika memang seperti itulah jalan takdir yang Digariskan dalam hidup kita yang tidak mungkin kita tolak. Jadi sesakit apapun tetap belajar untuk mengambil sisi positifnya.

Karena Perpisahan Mengajari Kita Bahwa Memang Tidak Ada Yang Benar Benar Kita Harapkan Dan Sandarkan Selain Allah SWT

Saat kita menjalin hubungan dan komitmen dengan seseorang, secara tidak langsung kita juga mulai menggantungkan banyak harapan kepadanya. Harapan untuk hidup lebih bahagia, lebih baik, lebih damai, atau bisa juga lebih sukses dari sebelumnya. Hingga terkadang harapan itu tergantung sangat tinggi hingga kita melupakan segalanya termasuk Sang Khaliq.
Sampai ketika kekecewaan dan perpisahan itu hadir. barulah kita menyadari bahwa hanya Allah lah tempat kita berharap dan menggantungkan hidup.

Sesakit Apapun Kekecewaan, Percayalah, Kita Tak Akan Pernah Jadi Kuat Tanpa Rasa Sakit 

Meskipun miris, tapi jujur saja kita tak akan pernah jadi dewasa, jadi lebih baik, lebih kuat tanpa adanya masalah, kecwa atau rasa sakit. Kita selamanya akan terjebak dalam nostalgia kenyamama sebelum semua sakit dan kecewa itu hadir. kita pun akan selalu menggantungkan diri pada orang lain, tanpa menyadari bahwa kita bisa mandiri dan bahagia.
Jadi meskipun rasa sakit itu menyiksa, jujur saja kita memang membutuhkannya.

Tak Pernah Ada Yang Sia Sia Dari Setiap Pertemuan, Meskipun Yang Berakhir Menyakitkan. Mungkin Ada Pengetahuan Baru Yang Bisa Jadi Bekal Untuk Melangkah Dalam Hubungan Dan Hidup Selanjutnya

Allah mempertemukan kita dengan seseorang selalu dengan banyak pelajaran dan hikmah yang dapat kita jadikan pedoman hidup. Saat menjalin hubungan bersamanya, banyak kesalahan, keegoisan dan pertengkaran yang bisa jadi berasal dari kesalahan kita sendiri. Dan untuk hubungan selanjutnya kita berusaha memperbaikinya dan membenahinya agar tidak terulang kembali. Saat bersama dengan pasangan kita, dia memperkenalkan kita pada hal hal baru yang lebih menarik dan siapa tahu, adalah jalan kesuksesan kita di masa mendatang, baik bersamanya ataupun tidak.

Jangan Pernah Patah Semangat Dan Membiarkan Kekecewaan Itu Menguasai Hati Kita. Percayalah Pertemuan Indah Selalu Allah Persiapkan Akhirnya

"Semua akan indah pada waktunya", di waktu saat kita memang telah pantas mendapatkannya. Di waktu saat kita benar benar mau belajar dari hubungan masa lalu dan memperbaiki diri. Jadi meskipun lagi lagi ada kekecewaan yang hadir di hati, perpisahan yang menyakitkan. Jangan pernah membiarkan hatimu lebih terluka dengan putus asa. Tetap semangat dalam menjalani kehidupan dan Percayalah Allah telah menyiapkan yang terbaik di akhir penantianmu nanti.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karena Menjadi Laki Laki Baik Kurang Diminati, Jadilah Sedikit Jahat dan Cuek Pada Wanita Yang Kamu Sayang

Pilihlah Laki Laki Yang Membuatmu Jatuh Cinta Setiap Hari, Meskipun Kebahagiaan Darinya Begitu Sederhana