Disini Aku Akan Belajar Merelakan Kamu Pergi, Dan Kuharap, Kamu Menemukan Kebahagiaan Yang Kamu Cari

Tidak mudah untuk mengikhlaskan dan merelakan, apalagi saat semua yang kita jalani terasa begitu manis, indah dan menyenangkan. seakan perpisahan itu hanyalah mimpi buruk yang ingin segera diakhiri di waktu pagi. Namun apalah daya, jika semua itu adalah sebuah kenyataan yang harus diterima, bahwa aku harus benar benar belajar untuk merelakanmu, belajar hidup tanpa melihatmu lagi dan belajar soal arti keikhlasan dan rasa sabar. Satu yang bisa kuharapkan adalah, kamu menemukan kebahagiaan yang kamu cari dan kesedihanku kehilanganmu tidak berubah menjadi kebencian yang menyakitkan.


Aku Akan Belajar Untuk Merelakan Dengan Tidak Membiarkan Rasa Sakit Itu Berubah Menjadi Kebencian

Ditinggalkan olehmu adalah hal yang menyakitkan, apalagi kepergianmu tanpa alasan yang jelas, mendadak dan menghancurkan semua harapan itu serasa membuat hidupku berhenti ditempat. Namun ketika semua itu adalah takdir yang mungkin harus aku lalui, maka aku harus belajar menerima dan menjalaninya. Aku akan berusaha untuk belajar merelakanmu dan menganggap ini semua adalah kisah yang memang harus aku lewati, dan sebisa mungkin akan kuhilangkan kebencian dalam hatiku, menghilangkan pikiran bahwa hidup ini tak adil buatku

Aku Akan Belajar Menerima Bahwa Kamu Mungkin Bukanlah Seseorang Yang DiTakdirkan Untukku

Pertemuan dan menjalani hubungan denganmu seakan memberi tahuku bahwa kamu adalah seseorang yang ditakdirkan untukku, kamu adalah akhir dari pencarianku dalam masalah hubungan. Kamu adalah seseorang yang menjemputku dalam kesendirian dan menemaniku dalam setiap langkah menuju masa depan. Namun setelah kepergianmu, aku menyadari bahwa ternyata itu bukan kamu. Itu hanyalah harapan yang aku ciptakan sendirian, dan sekarang aku harus belajar meyakinkan hatiku bahwa kamu mungkin bukan yang ditakdirkan untukku.

Aku Akan Belajar Mengikhlaskan Kamu Disini, Dan Menatap Dirimu Melangkah Pergi 

Sekarang aku masih disini, masih menangis ditempat kamu meninggalkanku, masih berharap -mungkin- kamu kembali dan berbalik melihatku. Masih menatap punggungmu yang semakin lama semakin menghilang. Aku akan belajar mengikhlaskanmu masih disini, ditempat kamu pergi, meyakinkanku bahwa kamu tak mungkin kembali. kamu bukan lagi orang yang sama, yang ku kenal beberapa saat yang lalu.

Dan Kuharap, Dengan Mengikhlaskanmu Kamu Akan Menemukan Kebahagiaan Yang Kamu Cari Begitupun Dengan Diriku 

Pasti ada alasannya, alasan yang membuatmu pergi dariku, mungkin salah satunya adalah kamu tak merasa bahagia denganku atau aku terlalu membosankan untukmu. Dan kuharap dengan kepergianmu itu, kamu akan menemukan apa yang kamu cari, mendapatkan kebahagiaan yang seperti kamu harapkan. Aku pun juga akan menemukan seseorang yang benar benar mencariku dan membahagiakanku.

Dan Semoga Yang Pernah Kita Lewati Bersama, Menjadi Pelajaran Untuk Menjadi Lebih Dewasa Dan Lebih Bahagia Dengan Hubungan Yang Baru 

Apapun yang sudah terjadi dan terlewati, maafkan aku, jika ternyata aku terlalu sering membuatmu kecewa. Kuharap aku bukan menjadi salah satu titik hitam yang membuatmu susah. Biarlah semua itu menjadi kenangan yang mungkin hanya kita berdua yang tahu. Belajar dari keegoisan yang pernah kita lalui, untuk memulai hubungan baru yang lebih baik dan lebih bahagia dengan orang lain. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karena Menjadi Laki Laki Baik Kurang Diminati, Jadilah Sedikit Jahat dan Cuek Pada Wanita Yang Kamu Sayang

Jadikan Setiap Kekecewaan Dan Perpisahan Sebagai Hikmah, Karena Tidak Pernah Jadi Sia Sia Saat Allah Yang Mempertemukan

Pilihlah Laki Laki Yang Membuatmu Jatuh Cinta Setiap Hari, Meskipun Kebahagiaan Darinya Begitu Sederhana