Aku Pasrahkan Cintaku Pada Tuhanku. Dan Biarkan Dia Memutuskan Akhirnya. Aku Hanya Yakin Aku Akan Bahagia

Hati dan pikiranku sudah terlalu sesak dan sulit untuk menjalin sebuah cinta. Semua rasa sakit, perjuangan sia sia, pengkhianatan perpisahan yang menyisakan air mata. Membuatku ingin melepaskan semuanya. Dan disinilah aku berada, dihadapanMu, di keharibaanMu. Untuk menyerahkan semua rasa cinta, semua sakit yang tersisa. Dengan penuh linangan air mata. Aku mohon, janga lagi cinta yang salah. Berikan aku kebahagiaan, berikan aku cinta yang nyata.


Dalam Sujudku Aku Berdoa, Lewat Isakan Tangis, Kuceritakan Pada Tuhanku, Bagaimana Hati Terluka, Mendendam Dan Takut Untuk Memulai Cinta Yang Baru

Di Malam yang dingin, saat semua orang terlelap dalam tidurnya, disanalah aku menangis. Menangisi semua takdir yang harus kulewati. Menyesal, namun aku tahu aku tak bisa apa apa untuk merubahnya kembali. Di Malam dan kesunyian itu, aku utarakan semua pahit dan manisnya hidupku. Memohon ampun atas rasa benci yang muncul dalam hati. Dan menyerahkan semua rasa yang tersisa dalam doaku. Kuceritakan bagaimana aku terlalu takut untuk memulai sebuah cinta yang baru, aku tak ingin berharap lagi pada orang yang salah. Dan terkadang mengharapkan karma yang menyakitkan pada mereka yang menyakitiku.

Kuserahkan Dan Kupasrahkan Kembali Cinta Yang Dihadirkan Dalam Hatiku, Dan Tak Ingin Memintanya Sebelum Di Pertemukan Dengan Orang Yang Tepat Dalam Hidupku.

Aku tidak ingin menyalahkan siapapun dalam kisah cinta pahit yang harus aku teguk. Karena aku tahu, bahwa semua yang terjadi adalah kesalahanku, dan mungkin takdir yang memang harus aku lalui dalam hidupku. Sehingga kupasrahkan semua rasa sakit dan cinta yang tersisa. Sebisa mungkin jangan biarkan, luka itu jadi kebencian yang mendalam. Aku hanya ingin memulai kembali hidupku dan hanya meminta kembali cinta itu, saat aku benar benar bertemu dia yang terbaik.

Jadi Kupasrahkan Semua Cintaku. Biarlah Aku Bahagia Tanpa Batas, Tanpa Hubungan Ataupun Harapan Yang Tak Pasti

Bahagia Itu Tak Terbatas. Bukan hanya hubungan, kekayaan ataupun kemewahan yang membuat bahagia, terkadang hal sederhana, hingga membahagiakan orang lain, memberikan kepuasan yang begitu berharga. Sehingga aku ingin memasrahkan cinta itu dan memulai lembaran baru yang bahagia. Dengan memasrahkan cinta akan membuat hatiku jauh lebih tenang dan lebih damai untuk memulai kisah baru.

Hingga Aku Menemukan Seseorang Yang Tepat Untuk Menampung Hatiku. Maka Biarkanlah Cinta Itu Kutitipkan DiSisiMu

Bukan karena merasakan sakit yang begitu mendalam, aku tidak mau menemukan cinta yang baru. Hanya saja aku terlalu takut untuk memberikan hatiku lagi pada orang yang salah. Sehingga jangan pernah berikan cinta itu kembali padaku. Sebelum Tuhanku Menpertemukan Aku Dengan Cinta Yang Nyata, Jodoh Sejatiku.

Dan Apapun Keputusan Tuhanku, Aku Hanya Yakin Aku Pasti Akan Bahagia

Yang baik pasti akan bertemu dengan orang yang baik dan Tuhan menciptakan manusia berpasang pasanga. Semua keyakinan itu membuatku tetap semangat dan bisa berpikir positif setiap harinya. Aku yakin semua rasa sakit yang aku lewati, bagaimanapun takdir Tuhan. Akhirnya Aku pasti Bahagia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karena Menjadi Laki Laki Baik Kurang Diminati, Jadilah Sedikit Jahat dan Cuek Pada Wanita Yang Kamu Sayang

Jadikan Setiap Kekecewaan Dan Perpisahan Sebagai Hikmah, Karena Tidak Pernah Jadi Sia Sia Saat Allah Yang Mempertemukan

Pilihlah Laki Laki Yang Membuatmu Jatuh Cinta Setiap Hari, Meskipun Kebahagiaan Darinya Begitu Sederhana