Tersenyumlah Saat Mengingatku. Karena Saat Itu Akupun Sedang Merindukanmu

Kuharap meskipun kita telah berpisah bukan kenangan pahit dan luka yang kamu ingat dariku. Tapi kenangan indah dan pelajaran kedewasaan agar kita menjadi lebih baik di masa depannya. Dan jika entah kapan itu, ada sedikit kenangan tentang diriku terbesit dalam hati dan pikirannu, tersenyumlah. Karena saat itupun aku sedang merindukanmu.

Kisah Itu Memang Telah Berakhir, Tapi Apa yang Aku Dapat Darimu Tetap Kujadikan Bekal Hidupku

Rasa bahagia, rasa sakit, tertawa, menangis dan semua hal yang kamu ajarkan kepadaku, semua yang kita lewati, setiap pelajaran yang aku dapatkan dari kisah kita, akan menjadi bekal hidupku dalam menempuh hidup baru nantinya. Aku tidak akan menyalahkan kepergianmu dan berakhirnya kisah kita. Itu sudah takdir tapi aku tetap berterimakasih karena kamu telah membuatku lebih tahu dan lebih kuat.

Percayalah Tak Ada yang Aku sesali Dalam Kisah Itu. Toh Tuhan Sudah Memberikan Pengganti Yang Terbaik Dalam Hidupku

Jujur saja saat awal kamu pergi dalam hidupku aku memang menyunpahimu. Begitu membencimu dan menganggap kamu adalah orang yang begitu brengsek. Tapi setelah waktu menyembuhkan luka itu. Tuhan mengirimkan seseorang terbaik dalam hidupku. Aku mempelajari bahwa pertemuan kita memanglah tak sia sia. Kita memang tak berjodoh, oleh sebab itu kita di pisahkan. Dan kehadiranmu adalah sebagai pelajaran yang berharga bagiku.

Dan Kuharap Kamupun Tidak Menjadikan Kenangan Bersamaku Adalah Suatu Kepahitan Dan Kesalahan. Tersenyumlah Saat Mengingatku. karena Aku pun Merindukanmu Sebagai Teman Lama

Entah apa yang kamu pikirkan tentangku. Kamupun mungkin menganggapku hal yang buruk bagimu bahkan mungkin pula membenciku. Tapi ku harapkan. Semoga bukan itu yang ada dalam pikiranmu. Bukan kebencian ataupun kesakitan yang kamu ingat dariku. Tapi sebuah senyuman saat mungkin tak sengaja hatinu memikirkanku kembali. ingat Aku sebagai teman lama dalam hidupmu. Karena akupun kuga merindukanmu sebagai teman lama.

Dan Jika Waktu Mencoba Mempertemukan Kita Kembali. Mari Kita Berkenalan Kembali Layaknya seorang Sahabat Tanpa Sedikitpun Melukai Pasangan Kita.

Menjadi seorang manatn itu termauk hal yang menyusahkan bukan. Saat ada keinginan untuk menjalin suatu sillaturahmi, banyak yang akan berpikir negatif. Baik teman maupun pasangan baru kita nantinya. Jadi saat waktu seandainya mempertemukan kembali. Mari cukup menyapa sebagai kawan lama tanpa melukai sedikitpun pasangan kita masing masing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karena Menjadi Laki Laki Baik Kurang Diminati, Jadilah Sedikit Jahat dan Cuek Pada Wanita Yang Kamu Sayang

Jadikan Setiap Kekecewaan Dan Perpisahan Sebagai Hikmah, Karena Tidak Pernah Jadi Sia Sia Saat Allah Yang Mempertemukan

Pilihlah Laki Laki Yang Membuatmu Jatuh Cinta Setiap Hari, Meskipun Kebahagiaan Darinya Begitu Sederhana